Resume Perencanaan Strategis Sistem Informasi Part.1

Perencanaan Strategis menjadi penting adanya berdasarkan sebuah catatan pada buku yangdi tulis oleh praktisi di kalangan ilmu manajemen proyek. ada banyak hal sebenarya yang bisa di pelajari dan di eksplorasi dari Perencaan Strategis ini. Sebagai bahan awal,berikut materi kuliah yang sasya ikuti dan telah saya rangkum menjadi sebuah tugas dan sekarang saya upload di blog saya.

Berikut ini preview dari dokumen yang kami miliki :

TUGAS KULIAH

PERANCANGAN STRATEGIS

SI/TI

Dosen

Erwin Sutomo

Mahasiswa

08410100006

Adrian Hodianto

08410100054

Azwar Zainuri

PROGRAM STUDI S1

SISTEM INFORMASI

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA &

TEKNIK KOMPUTER SURABAYA

2010

DAFTAR ISI

DEFINISI STRATEGI

Kata “strategi” adalah turunan dari kata dalam bahasa Yunani, stratēgos. Adapun stratēgos dapat diterjemahkan sebagai ‘komandan militer’ pada zaman demokrasi Athena. Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu. Pada awalnya kata ini dipergunakan untuk kepentingan militer saja tetapi kemudian berkembang ke berbagai bidang yang berbeda seperti strategi bisnis, olahraga (misalnya sepak bola dan tenis), catur, ekonomi, pemasaran, perdagangan, manajemen strategi, dll.

Perencanaan Strategis

Menurut Wikipedia, Perencanaan strategis adalah proses yang dilakukan suatu organisasi untuk menentukan strategi atau arahan, serta mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber dayanya (termasuk modal dan sumber daya manusia) untuk mencapai strategi ini. Berbagai teknik analisis bisnis dapat digunakan dalam proses ini, termasuk analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), PEST (Political, Economic, Social, Technological), atau STEER (Socio-cultural, Technological, Economic, Ecological, Regulatory).

Perencanaan Strategik (Strategic Planning) adalah Proses pemilihan tujuan – tujuan organisasi, penentuan strategi, program – program strategi, dan penetapan metode – metode yang diperlukan untuk menjamin bahwa strategi dan kebijaksanaan telah diimplementasikan. Perencanaan Strategi juga merupakan proses perencanaan jangka panjang yang disusun untuk mencapai tujuan organisasi.

Perencanaan strategik merupakan suatu proses manajemen yang sistematis yang dapat diartikan sebagai suatu proses pengambilan keputusan atas programprogram yang akan dilaksanakan oleh organisasi dan perkiraan jumlah sumber daya yang akan dialokasikan dalam setiap program selama beberapa tahun ke depan (Govindarajan et.al., 2001;300).

Perencanaan strategik menempati posisi yang krusial, karena menentukan kekomprehensifan, kekoherenan, dan keseimbangan rencana jangka panjang dan rencana jangka pendek yang dihasilkan oleh organisasi (Mulyadi, 2001; 121). Perencanaan strategik menghasilkan keluaran yaitu, (1) sasaran strategik (strategic objective), (2) inisiatif strategik (strategic initiative) dan (3) target

Pentingnya Perencanaan Strategis

  1. Perencanaan strategis memberikan kerangka dasar bagi perencanaan – perencanaan lainnya.
  2. Pemahaman terhadap perencanaan strategis akan mempermudah pemahaman bentuk perencanaan lainnya.
  3. Perencanaan strategis merupakan titik permulaan bagi penilaian kegiatan manajer dan organisasi.

SWOT Analysis

Gambar 2.1 SWOT Analysis

SWOT adalah singkatan yg diambil dari huruf depan kata Strength, Weakness, Opportunity dan Threat, yg dalam bahasa Indonesia mudahnya diartikan sbg Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman. Analisa SWOT berguna untuk menganalisa faktor-faktor di dalam organisasi yang memberikan andil terhadap kualitas pelayanan atau salah satu komponennya sambil mempertimbangkan faktor-faktor eksternal.

Metoda analisa SWOT bisa dianggap sbg metoda analisa yg paling dasar, yg berguna utk melihat suatu topik atau permasalahan dari 4 sisi yg berbeda. Hasil analisa biasanya adalah arahan/rekomendasi utk mempertahankan kekuatan dan menambah keuntungan dari peluang yg ada, sambil mengurangi kekurangan dan menghindari ancaman.

Analsis SWOT dapat dibagikan dalam lima langkah:

  1. Menyiapkan sesi SWOT.

  2. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan.

  3. Mengidentifikasi kesempatan dan ancaman.

  4. Melakukan ranking terhadap kekuatan dan kelemahan.

  5. Menganalisis kekuatan dan kelemahan.

Contoh analisa SWOT pada bisnis :

    • Kekuatan:
  1. Knowledge atau kepakaran yg dimiliki
  2. Produk baru atau pelayanan yg unik

  3. Lokasi tempat perusahaan berada

  4. Kualitas produk atau proses

    • Kelemahan:

  1. Kurangnya pengetahuan marketing

  2. Produk yg tidak dapat dibedakan dgn produk kompetitor

  3. Lokasi perusahaan yg terpencil

  4. Kualitas produk yg jelek

  5. Reputasi yg buruk

    • Peluang:
  1. Pasar yg berkembang
  2. Penggabungan 2-3 perusahaan atau aliansi
  3. Segmen pasar yg baru
  4. Pasar internasional
  5. Pasar yg luang karena kompetitor yg tidak sanggup memenuhi permintaan customer

  • Ancaman:
  1. Kompetitor baru di area yg sama

  2. Persaingan harga dgn kompetitor

  3. Kompetitor mengeluarkan produk baru yg inovatif

  4. Kompetitor memegang pangsa pasar terbesar

  5. Diperkenalkannya pajak penjualan.

Matriks Internal Eksternal

Matriks Internal Eksternal adalah tools untuk manajemen stratejik yang digunakan untuk menganalisa kondisi kerja dan posisi stratejik dalam bisnis.

Kriteria

Dalam matriks internal eksternal, ada 2 kriteria

  • Score dari EFE (External Factor Evaluation), diwakili oleh sumbu y.

Berikut ini adalah cara penenetuan matriks evaluasi faktor internal :

    1. Memubuat faktor sukses,termasuk faktor peluang (opportunities) dan ancaman (threats).
    2. Menentukan bobot nilai antara 0,0 (tidak penting) sasmapi 1,0 (sangat penting) bagi masing-masing faktor.

    3. Menentukan rating antara 1 sampai 4 bagi masing-masing faktor.

    4. Kalikan bobotnya dan rating dari masing-masing faktor untuk menentukan nilainya.

    5. Jumlah total skor masing-masing variabel. Nilainya merupakan nilai bagi organisasi tersebut dari sisi matriks EFI.

  • Score dari IFE (Internal Factor Evaluation), diwakili oleh sumbu x.

    1. Menentukan daftar faktor sukses,termasuk faktor kekuatan (strenght) dan kelemahan (weakness)
    2. Menentukan bobot nilai antara 0,0 (tidak penting) sasmapi 1,0 (sangat penting) bagi masing-masing faktor.

    3. Menentukan rating antara 1 sampai 4 bagi masing-masing faktor.

    4. Kalikan bobotnya dan rating dari masing-masing faktor untuk menentukan nilainya.

    5. Jumlah total skor masing-masing variabel. Nilainya merupakan nilai bagi organisasi tersebut dari sisi matriks EFI.

Balance Score Card (BSC)

Balance Scorecard merupakan perencanaan stratejik dan sistem manajemen dimana mengarahkan organisasi mengarah kepada visi dan strategi dari organisasi, meningkatkan komunikasi internal dan eksternal, dan memonitor organisasi menuju goal stratejik.

Metodologi perencanaan SI/TI

Menurut John Ward and Peppard

John Ward membuat tahapan PSI/TI yang didasarkan pada kebutuhan bisnis, tahapan tahapan PSI/TI tersebut dibagi dalam tahapan masukan dan keluaran.

a. Masukan

Tahapan masukan ini berisi identifikasi dan analisis kondisi bisnis internal dan eksternal dan kondisi SI internal dan eksternal organisasi. Identifikasi dan analisis tersebut akan menjadi pertimbangan dan bahan dalam menentukan PSI/TI

b. Keluaran

Tahapan Keluaran merupakan kegiatan guna menghasilkan suatu dokumen. Dokumen tersebut dihasilkan berdasarkan masukan dari proses PSI/TI.

Menurut Efraim Turban

Pembuatan model PSI/TI ini, menurut Turban didasarkan pada usaha perencanaan, studi literatur, dan analisis beberapa metode yang digunakan sebelumnya. Selain itu metode ini ditekankan pada sisi teknologi.

Pembahasan Menurut Kelompok

Menurut Adrian Hodiato

NIM : 08.41010.0006

Nama : Adrian Hodianto

Perencanaan Stratejik SI/TI merupakan salah satu cara untuk merencanakan tujuan-tujuan yang dimana seluruh organisasi tersebut mengarah. Pada perencanaan SI TI ini terdapat cara menganalisanya yaitu SWOT. SWOT merupakan singkatan dari Strength, weaknesses, Oppurtunities, dan Threats dimana strength dan weaknesses tergabung dalam faktor internal, sedangkan oppurtunities dan threats tergabung dalam faktor eksternal.

Untuk menganalisa kondisi kerja diperlukan matriks Internal Eksternal. Matriks ini berisi evaluasi terhadap faktor Internal dan Eksternal.

Untuk mengukur kinerja diperlukan sebuah ‘score card’ yaitu balance score card. Balance score card berisi bagaimana perusahaan sudah melakukan visi sesuai dengan yang diharapkan.

Metodologi perencanaan SI/TI yang diungkapkan oleh John Ward adalah 2 bagian yaitu masukan dan pengeluaran. Dimana masukan adalah identifikasi dan analisa proses bisnis, sedangkan pengeluaran adalah kegiatan guna menghasilkan suatu dokumen.

Sedangkan menurut Turban, didasarkan pada usaha perencanaan, studi literatur, dan analisis beberapa metode yang digunakan sebelumnya.

Menurut Azwar Zainuri

NIM : 08.41010.0054

Nama : Azwar Zainuri M.

Perencanaan strategis merupakan proses yang dimulai dengan menggariskan sasaran dari yang bersangkutan, merumuskan strategis dan kebijakan-kebijakan yang diperlukan, dan mengembangkan rencana-rencana terperinci sesuai dengan strategi demi mencapai sistem yang diinginkan. Dalam perencanaan ini hal yang harus dilakukan antara lain: bagaimana metode pengembangan sistem, pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan sistem, bagaimana pemeliharaan sistem nantinya, dan hal lain yang terkait dalam pengembangan sistem.

Apabila proses strategi SI/TI belum ditetapkan, mungkin diperlukan untuk mengambil inisiatif dalam satu atau lebih area bisnis, untuk membangun pengembangan kesadaran mengenai pentingnya memberikan manfaat nyata kepada bisnis melalui aplikasi SI/TI dalam mendukung kebutuhan kritis bisnis, dan untuk mencapai transisi dalam rentang waktu yang dapat diterimaProses ini harus mengenalkan bidang pengetahuan yang diperlukan, kendali dan teknik baru, menetapkan hubungan yang lebih baik, dan identifikasi tugas dan tanggung jawab dan sekaligus mendefinisikan kebutuhan sumber daya perencanaan. Proses strategi SI/TI membutuhkan utuk menjadi bagian integral dari pengembangan strategi bisnis, rencana bisnis dan implementasi selanjutnya.

Adapun siklus perencaan Strategi SI/TI

  • Menetapkan Kebutuhan Bisnis dan Informasi dilakukan dengan:

    1. Membuat gambaran komprehensif dari kegiatan bisnis dan rencana proyek pengembangan bisnis yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

    2. Analisa lingkungan bisnis, dan

    3. Analisa lingkungan SI.

  • Mendefinisikan Sasaran SI dilakukan dengan:

    1. Menetapkan peluang – peluang SI

    2. Mendefinsikan Sasaran Aplikasi

  • Mendefinisikan dan memilih Strategi SI/TI dilakukan dengan:

  1. Identifikasi opsi implementasi permulaan

  2. Membangun kerangkan Strategi SI/TI

  3. Membangun Aspek Teknologi

  4. Membangun Aspek Organisasi dan Manajemen

  5. Memilih dan Menetapkan Strategi SI/TI

  • Membangun Rencana Implementasi dilakukan dengan:

  1. Membuat rencana implementasi strategi SI/TI

DAFTAR PUSTAKA

Blogspot. 2010. Analisis SWOT. dickyrahardi.blogspot.com [diakses 18 Agustus 2010]. http://dickyrahardi.blogspot.com/2007/08/analisis- swot.html

Handoko, T.Hani. 1999. Manajemen. BPFE – Yogyakarta

Indonesia, B. 2010. BAB 1. damandiri.or.id [diakses 18 Agustus 2010]. http://damandiri.or.id/file/yurniwatiunpadbab1.pdf

Multiply. 2010. Journal. meidii.multiply.com [diakses 18 Agustus 2010]. http://meidii.multiply.com/journal/item/7

Stoner, James A.F. 1996. Manajemen (Terjemahan). Penerbit Erlangga – Jakarta

Wikipedia. 2010. Strategic. en.wikipedia.org [diakses 18 Agustus 2010]. http://en.wikipedia.org

Download Dokumen ini

Post a Comment

Your email is never shared. Required fields are marked *

*
*